BahayanyaCOVID-19

Penyakit virus Corona (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus corona yang baru-baru ini ditemukan.
Sebagian besar orang yang tertular COVID-19 akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa penanganan kasus.
Masing-masing orang memiliki respons yang berbeda terhadap COVID-19. Sebagian besar orang yang terpapar virus ini akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa perlu dirawat di rumah sakit. Gejala yang paling umum Demam, batuk kering, kelelahan, gejala yg tidak umum, rasa tidak aman dan nyeri, nyeri tenggorokan, diare konjungtivitis, mata merah, sakit kepala, hilangnya Indra prasa atau penciuman, ruang pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki gejala serius, kesulitan bernafas atau sesak nafas, nyeri dada atau tertekan pada dada, hilangnya kemampuan berbicara bergerak, segera cari bantuan medis jika anda mengalami gejala serius. 

Penularan COVID-19 (InggrisTransmission of COVID-19) dapat terjadi dari orang ke orang secara khusus melalui saluran pernapasan, setelah seseorang yang positif terjangkit COVID-19 mengalami batukbersinbernyanyiberbicara ataupun juga bernapas.[1] Infeksi ini baru akan terjadi ketika partikel yang mengandung virus tersebut keluar atau dihembuskan oleh orang yang positif terinfeksi, baik berupa droplet pernapasan (cairan) atau aerosol, masuk ke dalam muluthidung, atau mata orang lain yang melakukan kontak dekat (close contact) dengan orang yang terinfeksi.[2] Selama terjadinya penularan dari orang ke orang, ada sekitar 1.000 virus SARS-CoV-2 yang ditularkan kepada orang yang belum terinfeksi atau yang akan ditularkan .[3][4]

Melakukan Jarak sosial (Social distancing atau physical distancing) dan juga pemakaian masker, termasuk masker kain, masker bedah, respirator dan penutup wajah lain yang dianjurkan, merupakan cara yang dianjurkan oleh World Health Organisation (WHO) untuk terhindar dari penularan COVID-19, secara khusus ketika berkomunasi atau close contact dengan orang lain di luar ruangan. Untuk di dalam ruangan, transmisi penularan COVID-19 dapat dikurangi dengan memperhatikan sistem pemanas dan ventilasi ruangan untuk menjaga stablitas sirkulasi udara yang baik.

COVID-19 dapat menyebabkan gejala ringan hingga berat. Sekitar 80% kasus dengan gejala ringan (pilek, sakit tenggorokan, batuk, dan demam) dapat pulih tanpa perlu perawatan khusus. Namun, sekitar 1 dari setiap 5 orang mungkin akan menderita sakit yang parah, seperti disertai pneumonia atau kesulitan bernafas, yang biasanya muncul secara bertahap. Orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung, paru-paru, atau kanker), mereka biasanya lebih rentan untuk menjadi sakit parah. Melihat perkembangan hingga saat ini, lebih dari 50% kasus konfirmasi telah dinyatakan membaik, dan angka kesembuhan akan terus meningkat.


Sumber: Google

Komentar